Minggu, 12 Desember 2010

Bersyukur

Hari ini saya baca status seorang teman di facebook, begini bunyi statusnya kira-kira "jangan pernah berfikir bhw hidup kita skrng sdng dibawah (ibarat roda), siapa tau skrng lagi diatas, selalu bersyukur kpd Allah SWT, optimis, semangat..:D"

Setelah membaca status tersebut, saya seperti dikembalikan ke alam nyata, seperti kembali dari dunia yang hilang. Status yang singkat dan padat namun mengandung makna yang sangat dalam. Karena status tersebut memberi penyegaran kedalam fikiran kita, khususnya saya.

Saya tersadar bahwa apa yang telah saya dapat sekarang ini, setelah melewati
rangkaian usaha dan doa, walaupun belum sesuai dengan keinginan dan harapan tetap harus saya syukuri, sekecil apapun itu merupakan nikmat yang telah dianugerahkan kepada saya, ketimbang saya hanya berdiam diri dan tidak menghasilkan apa-apa. Saya yakin Allah Maha Tahu yang terbaik bagi ummatnya. Jika mau hasil luar biasa maka usaha dan doanya pun harus luar biasa.

Kita berada diposisi mana, tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya. Kita lihat dari faktor ekonomi, jika kita selalu mendongak keatas, selalu melihat orang-orang yang hidup bergelimang harta, bermewah-mewahan bisa jadi kita sedang berada diposisi bawah (ibarat roda), atau jika kita selalu menunduk dan melihat kebawah, kita saksikan masih banyak tuna wisma, hidup di bawah kolong jembatan, makan hanya sekali sehari dan lain sebagainya, maka bisa jadi juga saat ini kita sedang berada diatas.

Mana yang lebih baik dari kedua sudut pandang diatas? Mungkin anda bisa menjawabnya sendiri dalam hati anda dan anda bisa tentukan mana yang terbaik buat anda. Namun apabila kita melihatnya secara positif, maka keduanya akan menjadi motivasi tersendiri untuk kita memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri kejenjang yang lebih baik.

Bersyukur dengan keadaan yang ada, menurut status teman saya itu, memang suatu keharusan bagi setiap insan yang telah menerima nikmat dan karunia dari Sang Pencipta. Karena didalam islam Allah telah menyatakan didalam Al-Qur'an yang suci : "Barangsiapa yang bersyukur kepada-KU maka akan AKU tambah nikmatKU padamu, dan barangsiapa yang kufur/mengingkari nikmat-KU sesungguhnya azab-KU sangat pedih."

Makna bersyukur secara luas bukan hanya diucapkan dilisan saja namun lebih kepada tindakan atau perbuatan, lebih kepada bagaimana kita memperbaiki amal ibadah kita pada-NYA. Mungkin dalam hal ini saya tidak terlalu berpanjang lebar, karena saya memang bukan ahlinya. Masih banyak ustad dan kiyai yang bisa lebih jelas menerangkannya.

Bersyukur berbeda dengan pasrah menerima apa adanya tanpa berusaha lebih keras. Setelah bersyukur bukan berarti kita harus berdiam diri, berhenti berusaha, menunggu nikmat selanjutnya dari Allah SWT, namun itulah saatnya kita action lebih giat lagi melakukan tindakan yang mengarahkan kita kepada kondisi yang lebih baik.

Semoga kita semua menjadi hamba yang senantiasa bersyukur dan selalu meningkatkan amal ibadah kita lebih baik lagi kepada Allah SWT. Akhirnya, bila dalam tulisan ini ada kekeliruan dan kekurangan saya mohon dibukakan pintu maaf dan mohon kiranya diberikan koreksi kepada saya, saya akan sangat bahagia jika kita bisa saling berbagi dalam kebaikan.

Baca Juga :

4 komentar:

Anonim mengatakan...

amiiiin.. semoga sy termasuk orang yg bersyukur

anomforever mengatakan...

Alhamdulillah..
Semoga ane bukan termasuk orang yang "pasrah"
tapi "orang yang bersyukur dan pantang menyerah..!!

Majuuuuuuuuu....!!!!!!

SaputraMZ | mobil keluarga ideal terbaik indonesia mengatakan...

Article religi yang hebat..., saya sanang membacanya, jadi mengingatkan kembali dan menstabilkan rasa iman dan taqwa kita, memang inti dari keberhasilan kita adalah BERSYUKUR ibadah dengan tekun dan tepat waktu adalah wujud rasa syukur yang paling besar. Super sekali pak!

Cara Bikin Uang mengatakan...

great pak..sangat setuju !! Bersyukur membuat kita makin dicintai Tuhan =)